- PD saja daam proses penjepretan, meskipun hanya menggunakan kamera handphone. Jangan
- matikan suara shutter kamera pada ponsel atau kamera sebelum mulai mengambil gambar, karena suara tersebut akan mengganggu atau menari perhatian orang lain untuk menengok kearah Anda.
- lakukan dengan cepat.
- Jangan gunakan lampu kilat/flash. Hal ini bukan saja akan membuat jengkel pengunjung lain, tapi juga bisa merusak gambar yang Anda ambil. Lalu solusinya? Lakukan saat makan siang dan minta tempat duduk di dekat jendela. Jika cahayanya benar-benar tidak mencukupi dan Anda merasa harus tetap mengambil foto makanan tersebut, mintalah bantuan teman Anda untuk menggunakan aplikasi flashlight pada ponselnya untuk menyoroti makanan sebagi lampu tambahan.
- Jadi, jangan takut untuk kehilangan tepi piring karena makanan cenderung terlihat bagus bila diambil dalam jarak dekat. Jika perlu, tak perlu mengambil gambar selain makanan itu sendiri – dengan begitu Anda tidak perlu mengatur ulang gelas dan sendok garpu sekitarnya.
- Gunakan aturan sepertiga atau ROT sehingga hasil karya anda terlihat lebih "wah". Satu hal yang perlu diingat sebelumnya adalah bahwa pastikan dulu POI atau titik fokus foto dulu di area makanan yang akan dijepret.
- posisi terbaik memotret makanan dengan kamera ponsel adalah dari sisi atas. Tapi usahakan untuk tidak berdiri saat memotretnya, kecuali Anda ingin menarik perhatian tamu lainnya agar menoleh kepada Anda.
![]() |
| Courtesy : mensjourneyid.com |
Selamat mencoba....



ini yang saya cari.terimaksih info nya mas.
BalasHapus